Rabu, 06 Maret 2013

Makanan yang perlu di hindari penderita OBESITAS


1.    Gorengan

Makanan   ini  mengandung  kalori,   lemak/minyak,   dan  oksidan  yang  tinggi.   Jika,   Anda   sering mengkonsumsinya maka dapat menimbulkan berbagai macam penyakit yang dimulai dari obesitas, penyakit jantung koroner, hingga kanker.

2.    Mie Instan dan Makanan Cepat Saji

Jenis makanan ini memang sangat lezat dan praktis, tetapi mengandung kadar garam yang sangat tinggi,  serta vitamin dan mineral dalam jumlah yang sangat rendah.  Makanan  dengan  kandungan kadar garam yang tinggi akan memperberat beban ginjal bekerja dan pembuluh  darah jantung,  merusak selaput lendir lambung, merusak usus, memperbesar resiko tekanan  darah tinggi serta kolestrol tinggi.

3.    Jeroan dan Daging Berlemak



Makanan ini mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi. Apabila konsumsi dalam jumlah banyak dan jangka panjang maka dapat menyebabkan penyakit jantung koroner, tumor ganas, dan
kanker.


4.    Asinan

Makanan  ini mengandung kadar galam yang melebihi batas.  Seringkali dalam proses pengasinan juga ditambahkan amonium nitrit sehingga hal ini akan menimbulkan resiko kanker hidung dan tenggorokan.
5.    Daging Olahan

Contoh  makanan ini adalah baso,  sosis,  nugget,  ham,  corned,  dan sebagainya.  Makanan  jenis  ini mengandung garam nitrit yang beresiko menimbulkan kanker, pengawet dan pewarna yang beresiko bagi hati, serta natrium yang memberatkan beban ginjal dan membuat tekanan darah labil.
6.    Makanan yang dipanggang/dibakar

Jika sering mengkonsumsi makanan jenis ini dalam jumlah yang tinggi dan jangka waktu yang lama, maka akan memperbesar resiko penyakit kanker karena mengandung zat penyebab kanker.
7.    Sajian Manis Beku

Es krim,  frozen cake,  dan dessert seringkali mengandung kadar gula yang tinggi sehingga  dapat mengurangi nafsu makan, dan suhu rendah yang memberi efek negatif bagi usus. Satu batang es krim dapat mengandung sekitar 17 sendok makan gula.
8.    Manisan Kering

Mengandung garam nitrat, manisan kering akan bergabung dengan amonium di dalam tubuh dan menghasilkan zat karsiogenik yang akan merusak organ-organ  tubuh,  terutama hati.  Makanan  ini juga akan mengakibatkan tekanan darah tinggi dan merusak ginjal.
9.    Makanan Kaleng

Kandungan vitamin dan protein makanan dalam kaleng tentu saja sudah berkurang jika dibandingkan dengan yang alami. Hal ini otomatis menurunkan nilai gizinya, ditambah dengan interaksinya dengan kaleng dan pengawet yang mengandung berbagai macam zat kimia berbahaya.  Buah  kaleng jauh lebih berbahaya lagi, karena mengandung kadar gula dan kalori yang sangat tinggi.
10.  Olahan Keju

Makanan ini jika dikonsumsi dalam jumlah banyak akan menambah berat badan karena mengandung kadar lemak yang tinggi dan juga dapat menaikkan kadar gula dalam darah.
11.  Soda atau Minuman Berkarbonat

Dalam sekaleng minuman soda/karbonat mengandung setidaknya 15 sendok the gula, 150 kalori, 30-

50 mg kafein dan mengandung zat tambahan lainnya seperti zat pewarna buatan dan zat penambah rasa yang berbahaya. Beberapa minuman kaleng berlabel “diet soda” juga mengandung zat pemanis yang berbahaya seperti aspartame yang dapat menimbulkan penyakit seperti diabetes,  emotional disorders, pengurangan penglihatan, telinga berdenging, kerusakan otak, dan kehilangan ingatan.
12.  Gula Putih dan Makanan yang mengandung Gula
Mengandung kalori yang tinggi dan hampir tidak mengandung nutrisi. Sumber gula apapun sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan, seperti: gula merah, gula tebu, madu, sirup dan sebagainya.

13.  French Fries dan Donat

Kedua makanan ini digoreng dalam waktu cukup lama dengan proses deep fried. Sebelum digoreng, makanan ini juga sudah merupakan gula tak berwujud dan setelah digoreng dengan meresap minyak lebih banyak sehingga membuat tubuh tidak sehat. Donat sendiri mengandung sekitar 200-300 kalori yang sebagian besar adalah gula.
14.  Kue dan Permen

Makanan  ini mengandung banyak sekali gula sehingga akan menjadi salah satu faktor pemicu obesitas karena tingginya kalori dalam makanan tersebut.
15.  Bubur dan Lontong

Makanan ini dapat menaikkan gula darah lebih cepat dibandingkan dengan nasi. Karena semakin makanan mudah diolah oleh pencernaan maka proses pembentukan gula darah akan semakin cepat.
16.  Obat-obatan tertentu

Obat yang mengandung steroid dan beberapa obat anti-depresi bisa menyebabkan penambahan berat badan.
17.  Makanan Berlemak

Hindarilah  mengkonsumsi makanan berlemak secara berlebihan seperti: lemak binatang,  santan, segala macam jenis minyak goreng,  mentega,  dan segala produk olahan susu.  Karena makanan tersebut mengandung kalori yang tinggi dan akan menimbulkan penyakit kolesterol.
18.  Roti Putih

Roti mengandung serat yang rendah sehingga tidak akan membuat kenyang lebih lama. Roti putih tidak tidak mengandung banyak nutrisi.  Roti putih justru sering dikombinasikan dengan  gula  atau pemanis sehingga dapat memicu kenaikan berat badan.
19.  Nasi Putih

Nasi putih mengandung serat yang rendah dan juga pada saat pencernaan di dalam tubuh akan segera berubah menjadi gula.  Kemudian beras putih sudah kehilangan vitaminnya   karena  tidak memiliki kulit ari atau gabah.
20.  Seafood

Sebenarnya  seafood  memberikan dampak  sangat  kecil  pada  kolesterol  darah  tergantung  jenis makanan laut yang Anda pilih. Kadar kolesterol “jahat” dalam darah lebih banyak dipicu oleh cara memasak  seafood  tersebut  yang  seringkali  diproses  dengan  lemak  trans.   Karena  itu,   untuk menghindari resiko  kolesterol dari  makanan seafood,  Anda  mungkin dapat  menghidangkannya,  seperti: udang rebus, cumi bakar atau ikan bakar dalam porsi sedang.  Seafood mimiliki sejumlah mineral  penting  yang  dibutuhkan  oleh  tubuh  sehingga  memiliki  manfaat  yang  baik  juga  untuk
kesehatan tubuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar